AIR MATA POLITIS - Ahmad Sastra.com

Breaking

Selasa, 28 Januari 2020

AIR MATA POLITIS



Oleh : Ahmad Sastra

Selama berada di dunia, maka akan ada kondisi yang menjadikan senang, sedih, marah, dan perasaan yang lain. Karena itu di dunia akan akan didapati senyum, tawa, dan juga tangis.

Menangis adalah manusiawi, bahkan hewan sekalipun bisa menangis, apalagi manusia. Bahkan para Nabi dan Rasul sekalipun pernah menangis. Hal ini menegaskan bahwa setiap orang punya air matanya sendiri. Buktinya, Anda pernah menangis kan ?

Tetesan air mata manusiawi adalah ekspresi kesedihan seseorang saat sakit atau kehilangan orang-orang yang dicintai. air mata manusiawi adalah refleksi kejujuran sekaligus tanda keterbatasan manusia. Air mata manusiawi adalah air mata karena gejala psikologis.

Ada juga air mata yang menetes sebagai ekspresi penyesalan atas dosa dan maupun curahan cinta kepada Allah SWT. Kecintaan seorang hamba kepada Allah seringkali ditandai dengan tetesan air mata.

Bahkan Allah memuliakan hamba-hambaNya yang meneteskan air mata yang ditujukan kepada Allah. Air mata dari hamba-hamba Allah yang soleh adalah air mata spiritualis.

Air mata psikologis adalah air mata kejujuran sekaligus keterbatasan. Air mata spiritualis adalah air mata kesholehan. Namun ada tipe air mata yang justru menipu, namanya air mata politis.

Air mata politis adalah tetesan air mata bukan karena kejujuran dan kesholehan namun digunakan untuk menipu manusia lain agar bersimpati kepadanya dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Misalnya seorang pengemis yang berpura-pura kakinya buntung untuk mendapatkan simpati orang lain. Begitupun air mata, bisa digunakan untuk menipu.

Air mata politis biasanya juga dipakai oleh para politisi yang ketahuan korupsi. Saat ditangkap, dia seperti menyesal dan meminta maaf kepada rakyat karena dirinya telah menjadi pengkhianat. Biasanya dia akan mengucurkan air mata sebagai tanda penyesalan, padahal kebanyakan hanya tipuan belaka.

Setiap orang memiliki air matanya sendiri. Ya, setiap orang memiliki air matanya sendiri. Menangislah karena kejujuran dan kesholehan, jangan keluarkan air mata tapi untuk menipu manusia. Hindari air mata politis.

Air mata itu ada tiga, air mata psikologis, air mata spiritualis dan air mata politis.

Kapan terakhir Anda menangis ?

(AhmadSastra,KotaHujan,07/01/18 : 23.15 WIB) __________________________________________ Website : https://www.ahmadsastra.com Twitter : https://twitter.com/@ahmadsastra1 Facebook : https://facebook.com/sastraahmad FansPage: https://facebook.com/ahmadsastra76 Channel Telegram : https://t.me/ahmadsastraofficial Instagram : https://instagram.com/sastraahmad

Tidak ada komentar:

Posting Komentar