REUNI 212, UKIRLAH SEJARAHMU DENGAN TINTA EMAS - Ahmad Sastra.com

Breaking

Senin, 20 Januari 2020

REUNI 212, UKIRLAH SEJARAHMU DENGAN TINTA EMAS

Oleh : Ahmad Sastra

Thomas Carlyle mengatakan bahwa the history of the world is but the biography of great man, sejarah tak lebih merupakan kumpulan biografi orang-orang besar. Sejarah adalah manusia dan kita adalah manusia.

Frans Rosental mengatakan bahwa sejarah adalah deskripsi tentang aktivitas manusia yang terus-menerus baik dalam bentuk individu maupun kelompok. Sejarah adalah perilaku dan bukankah setiap hari kita beramal dan bertindak.

Nourozzaman ash Shiddiqie menegaskan bahwa sejarah adalah sederetan peristiwa yang terjadi pada masa lampau dilihat dari hukum sebab akibat. Sejarah adalah peristiwa. Sejarah adalah waktu. Bukankah dalam perjalanan waktu hidup ini, kita selalu dihadapkan oleh berbagai peristiwa.

Bagi Sayyid Qutb sejarah adalah interpretasi peristiwa yang memberikan dinamisme dalam waktu dan tempat. Sejarah adalah interpretasi. Sejarah adalah pelajaran. Bukankah kita diberikan akal oleh Allah untuk senantiasa merenungkan berbagai fakta.

Imam As Suyuthi mendeskripsikan sejarah sebagai pertarungan potensi kejahatan manusia dan potensi kebaikan manusia, keduanya akan dicatat sebagai sejarah. Dalam deretan pertarungan antara haq dan bathil, ambil peran pejuang kebenaran jangan berperan sebagai pecundang.

Sejarah adalah manusia dapat dibuktikan dengan adanya manusia-manusia besar dalam setiap lembaran sejarah peradaban dunia. Manusia besar dalam rentetan sejarah adalah mereka yang mampu mengubah arah mata angin pikiran manusia. Pengubah arah dunia yang lebih baiklah yang patut mendapatkan lisensi untuk di torehkan dalam lembar sejarah.

Sejarah sebagai fragmen perilaku manusia dapat dibuktikan catatan perilaku Qobil yang jahat dan Habil yang bijak, Namrudz yang biadab dan Ibrahim yang beradab, Fir`aun yang zalim dan Musa yang `alim, Abu Jahal yang kurang ajar dan Muhammad Rasulullah yang menebarkan rahmat.

Sejarah sebagai pertarungan potensi kejahatan dan kebaikan dapat dibuktikan dengan adanya fragmen pejuang kebenaran melawan pengusung kebatilan, pembela keadilan melawan penebar kezaliman, penyeru Islam melawan pemuja kekufuran, penjaga kemuliaan al Qur`an melawan sang penista, dan fragmen pertarungan pembela Islam melawan penghalang perjuangan Islam.

Sejarah sebagai interpretasi dan pelajaran dapat dibuktikan dengan ditenggelamkannya Fir`aun dan diselamatkannya Musa, serta dibinasakannya Abu Jahal dan dimenangkannya Rasulullah. ditaklukkannya Konstantinopel dan dimenangkannya Muhammad al Fatih.

Warisan sejarah Rasulullah dalam perjuangan Islam bukanlah sekedar romantisme tanpa makna atau hanya sekedar menjadi berhala tanpa ruh yang dibanggakan dan diceritakan dimana-mana. Sejarah Rasulullah juga bukan sekedar dokumentasi naratif yang hanya dipampang di rak-rak perpustakaan. Sejarah Rasulullah adalah warisan nilai agung sarat dengan pelajaran.

Sementara Allah sendiri menegaskan bahwa peristiwa sejarah akan terus dipergulirkan diantara manusia hingga ujung zaman. Akan selalu lahir orang-orang besar yang berjuang mengubah dunia melalui perubahan arah pemikiran manusia, namun akan diiringi juga lahirnya manusia-manusia durjana penghalang dakwah dan perjuangan Islam.

Maka melalui acara Reuni Akbar 212 mari kita ukir sejarah diri kita untuk menjadi pembela Islam, dan jangan pernah menjadi pecundang dan penghalang perjuangan tegaknya Islam. Bukankah kita adalah manusia, bukankah kita memiliki perilaku, bukankah kita ada dalam ruang dan waktu, bukankah kita bagian dari rentetan peristiwa, bukankah kita juga punya peluang untuk menggoreskan sejarah itu ?.

Maka goreskan sejarah perjuangan Islam zaman now dengan tinta emas. Jangan pernah mengukir sejarah kelam dan hitam. Sebab semuanya akan dikenang dan dipertanggungjawabkan kelak di hadapan Allah, Pemilik ruang dan waktu.

[AhmadSastra,KotaHujan,01/12/17 : 16.30 WIB] _________________________________________ Website : https://www.ahmadsastra.com Twitter : https://twitter.com/@ahmadsastra1 Facebook : https://facebook.com/sastraahmad FansPage: https://facebook.com/ahmadsastra76 Channel Telegram : https://t.me/ahmadsastraofficial Instagram : https://instagram.com/sastraahmad

Tidak ada komentar:

Posting Komentar