KETIKA PARA PEMUJA PANCASILA TIDAK HAFAL PANCASILA - Ahmad Sastra.com

Breaking

Selasa, 10 Maret 2020

KETIKA PARA PEMUJA PANCASILA TIDAK HAFAL PANCASILA



Oleh : Ahmad Sastra

Negeri ini seolah tak pernah bisa move on dari paradigma bahwa pancasila adalah segala-galanya. Pandangan berlebihan atas Pancasila bahkan justru sering dengan tak sadar menghilangkan esensinya. Buktinya saat mereka berlebihan teriak saya Indonesia dan saya pancasila, namun disaat yang sama justru menjual negara ini kepada asing dan aseng.

Ketika mereka teriak saya pancasila, namun disaat yang sama justru melanggar sila ketuhanan yang maha esa dimana budaya yang bertentangan dengan sila pertama justru ditumbuh suburkan. Mereka itu membosankan, sok pancasila tapi sebenarnya berkhianat atas pancasila.

Mereka itu sok tahu, merasa paling benar menafsirkan pancasila, padahal banyak dari mereka yang justru ditangkap KPK karena korupsi. Mereka itu sok tahu, merasa paling pancasilais, namun disaat yang sama justru mengatakan bahwa telanjang adalah seni dan homoseksual sebagai hak asasi manusia.

Bahkan dengan congkaknya mereka mengatakan bahwa agama adalah musuh terbesar pancasila dan juga mengatakan bahwa mestinya ayat konstitusi diatas ayat kitab suci. Dengan pancasila juga mereka justru memusuhi umat Islam yang hendak mematuhi perintah Allah dengan menegakkan syariatNya secara total.

Mereka memuja pancasila mengalahkan agama, namun disatu saat yang sama berkhianat atas negeri ini. Dengan bangganya mereka mendatangkan para penjajah yang siap merampok sumber daya dan memiskinkan rakyat. Sementara mereka berebut kursi dan jabatan untuk memperkaya dirinya dan keluarganya. Sungguh memuakkan.

Jika ada anak bangsa yang mencoba membahas pancasila namun berseberangan dengan tafsir penguasa langsung dituduh sebagai tindakan makar dan langsung dimusuhi, bahkan diusir dari negeri ini. Sementara mereka dengan terbahak-bahak menikmati uang curian dari rakyat jelata, tanpa, merasa bersalah. Anomali dan paradok.

Bahkan ada banyak pemuja pancasila di negeri ini, namun disaat yang sama bahkan tidak hafal pancasila. Saat diminta menghafal, mulutnya kelu dan tergagap tak hafal sila per sila. Jika hafal saja tidak bagaimana mungkin dia memahaminya dan melaksanakan.

Jadi pancasila oleh para pemujanya hanya sebatas di mulut, itupun tidak hafal. Sementara esensi dari pancasila yang diyakini mengandung nilai-nilai agama justru diabaikan sama sekali. Namun disaat ditafsirkan berdasarkan agama, langsung dituduh sebagai radikal dan intoleran. Jadi maunya apa sih ?.

Katanya pancasila itu mengandung esensi agama, terutama agama Islam, sebab perumus pancasila adalah para ulama. Namun, saat umat Islam ingin memberlakukan syariah Islam justru dianggap sebagai bertentangan dengan pancasila. Padahal Islam adalah rahmat bagi seluruh manusia dan alam semesta. Jadi maunya apa sih ?.

Kenapa sih di negeri ini kok banyak koruptor yang justru berlindung dibalik nama pancasila ?. Kenapa sih di negeri ini banyak penguasa rakus jabatan yang berlindung dibalik nama pancasila ?. Kenapa sih di negeri ini kok banyak pengkhianat rakyat dan agama justru berlindung dibalik nama pancasila ?. Kenapa ?.

Apakah rancangan UU Omnibus Law yang berpotensi menzolimi para buruh itu sesuai pancasila ?. Apakah menumpuk-numpuk hutang negara itu sesuai pancasila ?. Apakah ekonomi ribawi itu sesuai pancasila ?. Apakah paham liberalisme itu sejalan dengan pancasila ?. Apakah yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin karena kapitalisme itu sejalan dengan pancasila ?.

Mestinya mereka sadar dan malu saat tidak hafal pancasila, namun dengan membabi buta membela pancasila, sementara orang-orang yang punya ghirah beragama tinggi justru dibenci. Muslimah bercadar sebagai ekspresi ketaatan kepada Tuhannya malah dituduh radikal dan anti pancasila, sementara yang telanjang dan membuka aurat dianggap sebagai pancasilais. Pengajian agama justru banyak yang dibubarkan, sementara dangdut yang seronok dan merusak moral generasi justru dijaga dan dilestarikan. Jadi maunya apa sih ?.

Bahkan oleh para pemuja pancasila, mungkin tulisan ini dituduh sebagai anti pancasila. Jadi maunya apa sih ?.

(AhmadSastra,KotaHujan,10/03/20 : 11.30 WIB)

__________________________________________ Website : https://www.ahmadsastra.com Twitter : https://twitter.com/@ahmadsastra1 Facebook : https://facebook.com/sastraahmad FansPage: https://facebook.com/ahmadsastra76 Channel Telegram : https://t.me/ahmadsastraofficial Instagram : https://instagram.com/sastraahmad

Tidak ada komentar:

Posting Komentar